tk islam darunnajah 10 – play group – kindergarten

hasil karya, bea siswa, pendidikan, kegiatan, taman bermain

Pendidikan Anak Usia Dini

pada April 4, 2014

Pendidikan bagi suatu negara sangat penting, maju atau tidaknya suatu negara tergantung kepada pendidikannya. Jika kualitas pendidikannya dan teknologinya bagus dan berkualitas negara tersebut dapat digolongkan negara maju tetapi jika kualitas pendidikanya buruk dan teknologi kurang negara tersebut perlu untuk memperbaiki kualitas pendidikanya dan digolongkan negara berkembang dan/ negara miskin. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, baik itu jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Pengertian Pendidikan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik. Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/pendidikan/mirip#ixzz2i7EZ8RWJ

Pendidikan Anak Usia Dini

Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 50% kapabilitas kecerdasan pada orang dewasa, terjadi ketika anak memasuki usia 4 tahun. Sekitar 30% perkembangan pesat terjadi pada umur 8 tahun, dan mencapai puncak anak pada umur 18 tahun. Setelah mereka dewasa perkembangan kecerdasan tidak terjadi  lagi. Riset tersebut menunjukkan perkembangan yang terjadi pada usia 4 tahun pertama sama besarnya dengan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun selanjutnya.

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini merupakan upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga anak berusia enam tahun. Pendidikan anak usia dini memberikan rangsangan yang bertujuan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak, dan mempersiapkan anak untuk melanjutkan ke tingkat selanjutnya.

Pada masa ini guru akan mengajarkan kemampuan bersosialisasi dan jugaa menghadapi problem solving. Pada usia dini inilah anak dapat dibentuk dengan pendidikan yang baik. Pendidikan ini akan memengaruhi kehidupan sehari-hari anak. Bagi orangtua; pendidikan anak usia dini adalah investasi terbaik orangtua kepada anaknya.

Tujuan Utama Pendidikan Anak Usia Dini.

Tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah membentuk anak agar tumbuh sebagai anak yang berkualitas. Anak yang berkualitas ialah anak yang tumbuh sesuai tahap perkembangan dan sesuai dengan umurnya.  Pendidikan anak usia dini juga akan membantu anak untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat dasar. Selanjutnya membantu anak menyiapkan dan mencapai kesiapan belajar di sekolah.

Pendidikan anak usia dini melibatkan pertumbuhan dan perkembangan motorik halus dan kasar serta kecerdasan yang melibatkan daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spiritual. Bentuk penyelenggaraan tersebut berupa perkembangan yang berhubungan dengan sikap, perilaku, agama, bahasa, dan komunikasi.

Pada pendidikan usia dini yang biasa disebut PAUD, anak akan mendapatkan bekal menjadi pribadi yang mandiri. Dengan kemandirian tersebut anak akan kuat dalam bersosialisasi, percaya diri, memiliki rasa ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide yang baik, mengembangkan ide yang ia miliki, cepat beradaptasi, memiliki semangat belajar yang tinggi dan kreatifitas yang tinggi.

Manfaat PAUD.

Berikut beberapa manfaat mengikuti pendidikan anak usia dini.

1. Sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik anak.

Hal-hal yang dilakukan oleh anak di sekolahnya(PAUD) ialah bermain, bermain akan meningkatkan kemampuan gerak motoriknya. Perkembangan motorik ini akan melatih anak melakukan berbagai gerakan, gerakan-gerakan inilah yang akan dikontrol oleh otak anak.

2. Sangat bermanfaat perkembangan emosi anak.

Anak akan belajar menyayangi teman, orangtua, guru, orang terdekat lainya. Pada paud anak akan belajar untuk berbagi rasa kepada anak-anak ketika bermain dan belajar bersama. Ketika bermain akan ada perebutan mainan antara anak-anak, ketika anak tidak mendapatkan mainan tersebut anak akan menangis, hal itu wajar karena mereka baru mengenali dan mengembangkan emosinya.

3. Mengenal suatu hal.

Dalam mengenal suatu hal anak memiliki kemampuan ranah kognitif, anak mulai mengenal dan memahami informasi dalam bentuk lisan, tulisan, dan isyarat.

4. Perkembangan Sosial.

Anak akan berlatih bersosial, seperti berkanalan diri, bersapa dengan teman, bermain bersama, interaksi dan komunikasi antar mereka akan terjalin.

5. Anak akan Kreatif

Anak akan mulai untuk menciptakan hal baru, disini peran guru sangat besar, guru  mengajarkan kepada anak untuk berkreaasi dan menunjukkan bakat-bakat sejak dini. Kreatif anak akan terungkap ketika anak menggambar dan mewarnai


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: